Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan

Rabu, November 07, 2012

Pemilu Presiden AS : Obama Menang Lagi

Selamat Kepada : Barack Obama

Yang Terpilih Kembali Sebagai Presiden AS pada Pemilu 2012

"Jadikanlah Amerika sebagai bangsa yang menghormati & menghargai seluruh bangsa di dunia"

AFP PHOTO/Jewel Samad (Kompas)
Setelah berlangsung ketat, capres incumbent Barack Obama akhirnya terpilih kembali dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat. Obama pun kembali mengukir sejarah karena berhasil menang di saat pemulihan perekonomian AS berlangsung lamban dan tingginya angka pengangguran di negeri itu.

Atas kemenangan ini, kepada rakyat AS, Obama langsung menyampaikan ucapan terima kasih melalui akun Twitter-nya dan akun Facebook-nya. "Ini terjadi karena kalian. Terima kasih," tutur Obama dalam akun resminya @BarackObama, seperti dilansir AFP, Rabu (7/11/2012).

Rabu, Oktober 31, 2012

Badai Sandy Lumpuhkan New York dan New Jersey

Presiden AS Barack Obama telah menyatakan "bencana besar" di negara bagian New York dan New Jersey setelah badai besar bernama Sandy menerjang wilayah tersebut. Sedikitnya 48 orang tewas, dalam serangan "badai Sandy" di pesisir timur AS tersebut.

Badai Sandy bergerak ke darat Senin malam di kawasan selatan New York dengan angin berkekuatan sepadan dengan topan, dan mengakibatkan banjir parah serta melumpuhkan aliran listrik serta fasilitas lainnya.


Di Manhattan, gelombang badai setinggi empat meter membuat kegiatan yang biasanya ramai di New York berhenti. Sebagian sistem kereta bawah tanah di sana juga tergenang air.

Perdagangan di New York Stock Exchange ditutup Selasa untuk hari kedua berturut-turut, menandai pertama kalinya sejak tahun 1888 perdagangan ditangguhkan selama dua hari berturut-turut karena cuaca. Di tempat lain di New York, sebuah kebakaran besar di wilayah Queens akibat angin kencang telah menghancurkan sedikitnya 50 rumah.

Senin, Mei 02, 2011

Osama Bin Laden Tewas

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan bahwa pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden telah tewas terbunuh oleh pasukan Amerika Serikat di Pakistan dalam baku tembak pada hari minggu (01/05) di sebuah rumah dekat ibukota Islamabad dan pemerintah AS telah mendapatkan jenazah Osama.

Presiden AS menambahkan kematian Osama bukan akhir dari perperangan melawan terorisme.

"Malam ini saya bisa sampaikan ke rakyat Amerika dan ke dunia, Amerika Serikat telah melakukan operasi yang menewaskan Osama Bin Laden, pemimpin Al Qaeda," Obama mengatakan dalam pernyataan persnya yang disiarkan di televisi internasional secara langsung.

"Kita harus dan kita akan tetap berjaga-jaga sebagai sebuah negara," ujar Obama.

Menurut Obama, selama lebih dari dua dekade, Osama telah menjadi pemimpin dan simbol Al Qaeda yang terus merencanakan serangan terhadap Amerika dan sekutunya.

"Kematian bin Laden menandai pencapaian paling signifikan hingga saat ini dalam upaya kita untuk mengalahkan Al Qaeda," tutur Obama dalam pidatonya Minggu, 1 Mei malam malam waktu setempat.

Obama juga menekankan bahwa AS tidak berperang melawan Islam. "Bin Laden bukan pemimpin muslim. Dia pembunuh massal kaum muslim. Bahkan, Al Qaeda membantai muslim-muslim di banyak negara termasuk negeri kita," tegas Obama.
sumber: detikNews

Jumat, November 12, 2010

Nilai-Nilai Pidato Obama di Universitas Indonesia

Obama (Kompas)
Kunjungan Obama ke Indonesia memang sangat singkat tidak sampai 24 jam di Indonesia, namun  terlihat sangat mengesankan, dan memberi pesan bagi lapisan kelas menengah dan kalangan elit di Indonesia. Terutama pada pidato dihadapan para menteri, tokoh politik, pengusaha, cedekiawan dan mahasiswa yang berjumlah 7.500 orang, Obama berpidato dengan sangat memukau dan mendapat gemuruh tepuk-tangan.

Dalam mengawali pidato, Obama sangat pintar memilih kata yang merakyat dengan mengucap “Pulang kampung nih”, Obama berhasil membuat para penontonnya sontak kegirangan. Selanjutnya Obama rajin memuji-muji kebudayaan, masyarakat, dan capaian pembangunan di Indonesia.

Namun dibalik rangkaian kata yang memukau, isi  pidato Obama sebenarnya kental dengan pesan ideologi seperti demokrasi liberal, ham, pasar bebas, dan toleransi beragama. Seperti diberitakan VIVAnews (10-11-2010), pada pidato itu, setidaknya Barack Obama menyebutkan tiga hal yang menjadi perhatian selama kunjungannya ke Indonesia. Tiga hal itu adalah pembangunan, demokrasi, dan keyakinan beragama.

Dalam soal pembangunan, Obama menyebutkan Indonesia dan Amerika memiliki hubungan yang kuat dan bergantung satu sama lain. Indonesia juga dinilai berperan besar dalam peningkatan ekonomi global. Menurut Obama, Indonesia sebagai negara anggota G20 memiliki tanggung jawab dalam keseimbangan perekonomian dunia. "Indonesia harus memimpin dalam perekonomian global serta menerapkan transparansi," ujarnya lagi.

Dalam soal demokrasi, Obama mengaku takjub dengan perubahan yang terjadi selama dia meninggalkan Indonesia. Dia menceritakan kenangannya di tahun 1967 dimana rakyat Indonesia diliputi ketakutan dalam menyuarakan aspirasinya. "Dalam beberapa tahun ini, Indonesia telah menjadi negara demokratis. Hal ini dapat dilihat dari pemilihan presiden dan legislatif serta masyarakat sipil yang dinamis," ujar Obama.

Indonesia dinilai juga merupakan negara dengan toleransi beragama yang tinggi. Dia mencontohkan masjid dan gereja yang dibangun berdampingan. Sebelum ke Universitas Indonesia, Obama sempat mengunjungi Masjid Istiqlal, sebagai bukti niatnya serius berdialog dengan dunia Muslim.

Rekaman Video Pidato Obama di Universitas Indonesia (Youtube/PBSNewsHour)

Selasa, Agustus 17, 2010

Sambut saya di bawah. Kalau tidak, saya tidak akan datang

Adalah kebiasaan John F. Kennedy (Presiden AS ke-35 (1961-1963)), menerima tamu-tamu negara di lantai atas Gedung Putih. Tapi protokol itu tidak berlaku bagi Sukarno, Presiden Republik Indonesia ke-1. Dan itu dinyatakan langsung kepada protokol Gedung Putih, “Kennedy mesti turun. Sambut saya di bawah. Kalau tidak, saya tidak akan datang.”

Entah bagaimana si petugas protokol itu menyampaikannya kepada Kennedy. Tetapi yang jelas, ketika Bung Karno datang ke Gedung Putih (26 April 1961), Kennedy turun ke ke lantai bawah, dan menyambutnya dengan ramah. Setelah ritual pertemuan dua kepala negara sekadarnya, barulah keduanya bersama-sama menaiki tangga ke atas, diiringi para staf kedua petinggi negara tadi.

Bukan hanya itu. Bung Karno bahkan diberi kesempatan berpidato di Gabungan Kongres dan Senat Amerika Serikat. Ini sangat jarang terjadi, Kepala Negara disambut di Amerika Serikat dengan Sidang Gabungan Kongres dan Senat.


sumber: "Tuan Punya Bom Atom, tapi Saya Punya Seni" google search

Jumat, April 30, 2010

AS Perkenalkan Uang Pecahan 100 Dollar Baru 10 Bulan Sebelum Diedarkan

Departemen Keuangan AS, Dewan Gubernur Federal Reserve System dan United States Secret Service pada tanggal 21 April 2010 mengeluarkan desain baru untuk pecahan 100 dollar AS. Walau dilengkapi dengan teknologi mutakhir untuk mencegah pemalsuan, desain pecahan 100 dollar baru tetap mempertahankan penampilan tradisional dari mata uang AS.


Menteri Keuangan AS, Tim Geithner mengatakan, “Seperti dalam desain-desain mata uang AS sebelumnya, pecahan baru ini menggunakan teknologi terbaik saat ini untuk menjamin agar kami tetap unggul dari para pemalsu,”.

Ketua Federal Reserve Board, Ben S. Bernanke menyampaikan bahwa pecahan 100 dollar dengan desain ini baru akan mulai dikeluarkan pada tanggal 10 Februari 2011. Namun demikian sekitar 6.5 milyar pecahan 100 dollar dengan desain lama yang ada dalam sirkulasi masih dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Sehingga pengguna mata uang AS harus tahu bahwa mereka tidak perlu menukarkan pecahan 100 dollar lama mereka, ketika pecahan baru mulai bersirkulasi.

Desain baru 100 dollar ini memiliki berbagai fitur-fitur keamanan, termasuk dua fitur baru yaitu Pita Keamanan Tiga Dimensi dan fitur Bell in the Inkwell. Keduanya memudahkan para konsumen dan pedagang untuk memastikan keaslian uang 100 dollar baru tersebut.

Pita Keamanan Tiga Dimensi berwarna biru di bagian depan pecahan 100 dollar baru memiliki motif bel dan angka 100 yang akan bergerak dan berubah bentuk jika Anda memiringkan lembaran uang tersebut. Sedangkan fitur Bell in the Inkwell, atau gambar bel dalam botol tinta di bagian depan 100 baru, adalah fitur keamanan baru dimana gambar bel tersebut akan berubah dari warna tembaga menjadi hijau jika Anda memiringkan lembaran uangnya. Hal ini akan membuat efek seolah-olah gambar bel itu dapat menghilang dan muncul lagi dalam botol tintanya.

“Fitur-fitur keamanan baru yang diumumkan hari ini adalah hasil dari penelitian dan pengembangan selama satu dekade untuk melindungi mata uang kita dari pemalsuan. Untuk menjamin proses pengenalan yang mulus dari pecahan 100 dollar ini dalam sistem keuangan dunia, kami akan mengadakan program pendidikan publik secara global agar para pengguna mata uang AS dapat mengenali fitur-fitur keamanan baru ini,” kata Bendahara Pemerintah AS, Rosie Rios.

“Selama 145 tahun, para pria dan wanita di United States Secret Service telah berkerja keras untuk melindungi integritas mata uang AS dari para pemalsu,” kata Direktur Secret Service Mark Sullivan. “Selama periode itu, agensi kami terus berkembang untuk menghadapi metode-metode canggih yang digunakan oleh para kriminal yang kami buru. Yang tidak pernah berubah dalam memerangi pemalsuan adalah betapa efektifnya inisiatif untuk mendidik para konsumen dan pedagang agar dapat memeriksa dan mengenali fitur-fitur keamanan dari lembaran uang yang mereka terima.”

"Pecahan uang kertas 100 dollar ini merupakan nilai denominasi tertinggi yang kita keluarkan, dan tersebar luas di seluruh dunia," kata Michael Lambert, Asisten Direktur Urusan Kas di Federal Reserve Board.

"Fitur-fitur keamanan canggih yang kami sertakan pada pecahan uang kertas 100 dollar baru ini akan menghalangi pemalsu potensial dari memproduksi uang palsu berkualitas tinggi yang dapat menyesatkan konsumen dan pedagang," kata Larry R. Felix, Direktur Biro Pengukiran dan Percetakan Departemen Keuangan. "Lindungi diri Anda – hanya butuh beberapa detik untuk memeriksa keaslian pecahan uang kertas 100 dollar baru tersebut."

Desain baru pecahan uang kertas 100 dollar ini tetap mengandung tiga fitur keamanan yang efektif dari desain sebelumnya: gambar tembus pandang (tanda air) yang menampilkan wajah Benjamin Franklin, benang pengaman, dan gambar gradiasi angka 100. Pecahan uang kertas 100 dollar baru ini juga menampilkan simbol kebebasan Amerika, diantaranya kutipan dari Deklarasi Kemerdekaan dan pena bulu yang digunakan para Bapak Bangsa AS untuk menandatangani dokumen bersejarah tersebut. Keduanya terletak di sebelah kanan potret di bagian depan uang kertas.

Bagian belakang uang kertas memuat tampilan baru dari Independence Hall, di mana yang ditampilkan adalah sisi belakang dan bukan sisi depan bangunan tersebut. Baik gambar di bagian belakang uang kertas maupun potret di bagian depan telah diperbesar, dan bentuk oval yang sebelumnya menyertai kedua gambar telah dihilangkan.


http://jakarta.usembassy.gov/bhs/siaran-pers/Apr10/newnote_id.html

Senin, Oktober 12, 2009

Lebih dari 50 % Perusahaan di Amerika blokir situs Facebook

Menurut survei Robert Half Technology yang berbasis di California, pada lebih dari 1.400 perusahaan yang dilakukan oleh lembaga penelitian independen, lebih dari separuh (54 persen) perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat (AS) melakukan blokir terhadap situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, saat sedang bekerja. Hal tersebut disampaikan melalui Press Release yang dipublikasikan pada tanggal 6 Oktober 2009 lalu.

Ketika humas (chief information officers (CIOs)) dari masing-masing perusahaan di Amerika diajukan petanyaan:
Which of the following most closely describes your company’s policy on visiting social networking sites, such as Facebook, MySpace and Twitter, while at work?
Respon mereka adalah sebagai berikut:

Prohibited completely
54%
Permitted for business purposes only
19%
Permitted for limited personal use
16%
Permitted for any type of personal use
10%
Don't know/no answer
1%

100%

Sebenarnya tidaklah mengherankan apabila pengambil keputusan pada suatu perusahaan melarang penggunaan website jejaring sosial. Seperti dikutip dari laman digital Chip Indonesia, Menurut hasil studi yang dilakukan oleh Nucleus (perusahaan yang bergerak dalam bidang penelitan dunia TI), perusahaan yang mengijinkan karyawannya untuk mengakses Facebook, mengalami penurunan produktivitas hingga 1.5 persen. Selain itu, ternyata para karyawan menghabiskan waktu hingga 2 jam dalam mengakses Facebook.

Menurut Dave Willmer (VIVAnews), direktur eksekutif Robert Half Technology, mengatakan, penggunakan situs jejaring sosial bisa memecahkan konsentrasi pegawai dari tugas utama mereka, sehingga dapat dimengerti mengapa banyak perusahaan membatasi akses pegawai ke situs-situs tersebut. "Namun bagi beberapa profesi, situs-situs ini bisa menjadi alat bisnis yang efektif. Karena itu, satu dari lima perusahaan mengizinkan pegawainya mengakses situs-situs itu untuk sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan," ujar dia.

Jumat, Agustus 07, 2009

Becak di Washington, Sandiego, & New York

Mungkin belum banyak yang tahu, becak juga ada di Amerika Serikat. Cuma, ada perbedaan dengan becak yang ada di Indonesia. Salah satunya posisi penarik (tukang) becak.

Menurut Robert Hart, seorang penarik becak, becak di Washington, AS lebih mudah dikayuh. Dia bisa membandingkan karena pernah melihat becak di Indonesia.

Perlu modal khusus untuk menjadi tukang becak di Amerika. Sebut saja, harus memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan membeli becak yang tak murah, yaitu berkisar 4.000 dolar AS sampai 5.000 dolar AS atau Rp 40 juta sampai Rp 50 juta.

Banyak yang tertarik dengan profesi ini karena pekerjaannya santai. Terlebih pendapatan yang diterima cukup besar.

Aaron Smith, pengemudi becak, mengatakan, dalam sehari mengantongi 100 dolar AS sampai 120 dolar AS. "Saya baru membayar pajak tiga ribu dolar, jadi saya butuh pekerjaan tambahan," kata Smith seperti dilansir Liputan6.com, Jumat (7/8/9).

Penumpang becak umumnya turis yang ingin merasakan pengalaman baru berwisata. Untuk satu jam tur plus informasi dari penarik becak, dikenakan biaya sekitar 45 dolar AS. Untuk jarak pendek, dikutip 10 sampai 20 dolar AS. Musim panas adalah masa panen bagi tukang becak. Sebab turis membanjiri Washington.

Selain di Washington, becak juga bisa ditemukan di Sandiego dengan model yang mirip dengan yang ada di Washington.

Di New York juga bisa ditemukan jenis angkutan yang konsepnya seperti becak yang disebut dengan "Bicy Taxi". Hanya saja kendaraan tersebut memiliki mesin mungil untuk membantu pengendara menggenjot Bicy Taxi ketika berjalan menanjak maupun di saat kendaraan terlalu berat isinya.

Mesin yang bertugas membantu di saat dibutuhkan ini menggunakan tenaga batere yang bisa diisi dengan bantuan panel matahari. Bicy Taxi juga dibuat dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang.

Sumber: LepasStress, Liputan6, EraBaru, G2Glive
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...