Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 22, 2012

Apresisasi untuk Tim SAR Sukhoi Super Jet 100

Musibah memang tidak pernah diinginkan oleh siapa saja, namun bila Tuhan Yang Kuasa berkehendak hal tersebut bisa terjadi kapan pun dan kepada siapa saja.

Seperti halnya kecelakaan yang terjadi pada Pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak Jawa Barat pada 9 Mei 2012 lalu. Pesawat yang membawa 45 orang termasuk pilot dan pramugari tersebut hancur menabarak lereng gunung dan tak menyisakan satupun korban yang selamat dari kejadian tersebut.

Misi evakuasi terhadap korban kecelakaan tersebutpun dilakukan. Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukho Super Jet 100 melibatkan hampir 2.000 orang yang bersal dari sejumlah unsur, mereka diantaranya dari TNI terdiri dari Yonif Garuda 315, Yonif328, Yonif 310, Armed 13, Yonif 23, Marinir, Korem 061/Suryakancan, Kopasus, Paskas, Atang Sandjaya. Dari unsur Polisi terdiri dari Brimob, Polres Kabupaten Bogor, Polres Sukabumi, Poresta Bogor, DVI, Satuan II Pelopor, Koramil. Sementara dari unsur relawan dari PPM, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, relawan IPB, mapala UI, relawan UIKA, Federasi Panjat Terbing Indonsia, Aksi Reaksi Cepat (ACT), PMI, dan masih banyak lagi (Republika, 18/05/2012).

Kondisi medan yang berupa lereng curam dengan kemiringan mendekati 90 derajat di tengah hutan Gunung Salak menjadi tantangan berat bagi Tim dalam misi tersebut. Jarak perjalan dari posko terdekat ke lokasi sekitar 10 jam harus ditempuh dengan berjalan kaki, kesulitan tersebut masih ditambahn dengan kondisi cuaca yang seringkali berkabut atau pun hujan.

Akhirnya dalam waktu 10 hari Misi Evakuasi dinyatakan selesai, dan hasilnya keseluruhan 45 korban berhasil diidentifikasi oleh petugas Disaster Victim Indonesia (DVI) (detik.com 20/05/2012). Serta benda penting yang merekam aktifitas pesawat yaitu black box juga berhasil ditemukan. Ini adalah hasil dari kerja keras yang pantas untuk diapresiasi setinggi-tingginya.


Kepada kepada keluarga korban, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan atas cobaan berat ini.
sumber gambar: www.kaskus.us

Jumat, Mei 20, 2011

Glorious Mission : Tentara Amerika Jadi Target Tembak Tentara Cina

Perusahaan software Cina Giant Interactive Group, Inc beker jasama dengan People’s Liberation Army membuat sebuah video game First Person Shooters (FSP) yang bejudul "Glorious Mission".

Secara penampilan blog China Defense Blog menuliskan bahwa game ini dibuat dengan cukup baik.
"Graphics definitely on par with at least the COD series, and it seems to be more a combined-arms military shooter styled after Operation Flashpoint."
Akan tetapi, ada hal yang menarik perhatian dari game ini, seperti dilansir oleh wired.com (17/05/2011) Gloriuos Mission menempatkan tentara Amerika sebagai "the bad guys" dan menjadi taget penembakan. Games yang mirip dengan Call of Duty tersebut dijelaskan oleh Wired:
"But there's one key difference between the American and Chinese 'shooters.' Where the bad guys in America's Army are generic Middle Eastern or Central Asian insurgents and terrorists, the enemy in Glorious Mission is apparently the U.S. military. A TV report offers glimpses of an American-made Apache gunship crashing in flames."
Meskipun Glorious Mission adalah hanya sebuah games komputer, majalah TIME melalui akun facebook-nya menyampaikan kekhawatiran:
"A Chinese video game has players shooting U.S. soldiers. When is a game just a game and when is it a legitimate threat?"
Namun demikian TIME juga menjelaskan bahwa ada game buatan Amerika yang menampilkan seragam militer aktual sebagai lawan permainan yang dikaitkan dengan koteks sejarah.

Sebagai penjelasan tambahan silakan saksikan diskusi tentang game ini dari TYT NETWORK:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...