Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi, melaui surat edaran Nomor 471.13/1826/SJ, tanggal 11 April 2013 menyampaikan suatu informasi yang terdengar absurd tentang pemanfaatan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) yang mulai didistribusikan kepada masyarakat sejak tahun lalu.
Inti informasi yang disampaikan dalam surat edaran itu adalah larangan memfoto copy e-KTP, dan bagi pihak yang membutuhkan data dari e-KTP, maka kebutuhan untuk mendapatkan informasi identitas seseorang dari e-KTP harus melalui suatu alat yang disebut dengan card reader. Terdengar canggih, namun absurd!
Salinan KTP sangat sering digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas atau transaksi dalam masyarakat, dan hal yang biasa saat ini untuk mendapatkan salinan dokumen ya dengan cara dengan foto copy. Setiap orang tentu tau dan menyadari bahwa salinan foto copy bukan asli, itu hanya salinan.
Dan mengenai alat card reader, yang dapat digunakan untuk membaca chip yang berisi data-data dalam e-KTP tentunya akan bermanfaat untuk menjadi alat verifikasi atas data yang tertulis pada bagian luar dengan data yang tertanam dalam e-KTP serta memastikan pemegang e-KTP adalah yang bersakutan. Ya sebagai alat verifikasi!
Kesalahan apa secara prinsip yang dilanggar oleh masyarakat jika melakukan foto copy e-KTP? Merusak e-KTP karena alat foto copy? Kalau memang e-KTP tidak tahan oleh suhu yang terjadi dalam proses foto copy salahkan pabrik mesin foto copy-nya jangan masyarakatnya! Adakan pemikiran yang lebih absurd lagi?
Sabtu, Mei 11, 2013
Jumat, April 19, 2013
[Fail!] Dispenser Penjualan Minuman Kemasan di Koridor TransJakarta

Meski saya sendiri pernah lihat, tetapi jujur saja saya pun baru engeh... ada suatu "masalah" dengan mesin tersebut setelah membaca sebuah thread forum di kaskus.co.id.
Produk minuman dengan harga Rp 6.000,- per botol. Selanjutnya coba perhatikan petunjuk/instruksi yang tertera jelas pada alat tersebut (dikutip dari kaskus):
Rabu, April 17, 2013
Kumpulan Mitos Mitos Dunia Teknologi Yang Menyesatkan
Mitos biasanya dipahami sebagai kepercayaan kepada cerita-cerita, atau penafsiran dalam suatu masyarakat terkait dengan suatu kebudayaan, adat-istiadat, yang tidak jarang merujuk kepada hal-hal yang bersifat gaib atau hal-hal tak dapat dijelaskan secara fakta ilmiah. Oleh karena itu kebenarannya pun tidak jarang diragukan.
Namun tahukah anda bahwa mitos juga terjadi dalam bidang teknologi. Seperti diulas oleh Paseban Portal diantaranya ada 4 mitos menyesatkan yang ada di dunia teknologi yang beradar di masyarakat. Berikut ulasannya.
Komputer Lambat Karena RAM Penuh
Rasanya sudah tidak asing lagi jika kita mendengar keluhan bahwa komputer, smartphone, ataupun tablet menjadi lambat karena banyaknya RAM yang terpakai, sehingga banyak orang yang mencari cara agar bisa menghemat penggunaan RAM tersebut. Padahal sebenarnya RAM adalah komponen yang cepat sehingga mempercepat kerja dari sebuah komputer. Yang membuat lambat sebuah komputer justru adalah hard drive ataupun media penyimpanan yang lain. Kenapa bisa begitu?
Dengan menaruh data yang dibutuhkan pada RAM, maka komputer dapat meningkatkan waktu akses terhadap data-data tersebut sehingga kinerjanya menjadi cepat. Oleh karena itu, jika RAM tersebut terus dikosongkan, maka RAM tersebut tidak akan berguna sama sekali.
Langganan:
Postingan (Atom)
