Minggu, September 30, 2012

PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) Luncurkan Komuter Khusus Perempuan

www.wpclipart.com
PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) akan menambah layanan berupa rangkaian KRL commuter line khusus untuk kaum perempuan. Rencananya, layanan untuk penumpang Jabodetabek ini diluncurkan pada 1 Oktober mendatang.

Manajer Komunikasi Perusahaan PT KCJ Eva Chairunisa menjelaskan, program rangkaian khusus wanita (RKW) ini merupakan kelanjutan dari Program Kereta Khusus Wanita (KKW) yang sudah terlebih dahulu diluncurkan pada 19 Agustus 2010. Di program KKW, dalam satu rangkaian terdapat dua kereta khusus wanita, yaitu kereta paling depan dan kereta paling belakang.

"Banyaknya keinginan dari para penumpang untuk menambah jumlah KKW juga menjadi gagasan PT KCJ untuk meluncurkan rangkaian khusus wanita. Rangkaian yang berjumlah 8 gerbong ini akan dioperasikan pada lintas Bogor," kata Eva di Jakarta, Jumat (28/9/2012).

Para Pahlawan Korban G 30 S

Monumen Pahlawan Revolusi dibangun atas gagasan Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektar. Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis.
Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI, G-30S/PKI, Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi selewat malam tanggal 30 September sampai di awal 1 Oktober 1965 di mana enam perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia.

Kejadian tersebut digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia. Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Sabtu, September 29, 2012

Janji-Janji Jokowi Untuk Jakarta

(Jejak)

Hari ini pasangan Jokowi-Ahok ditetapkan KPU DKI sebagai pemenang Pilkada DKI Jakarta, dan bila tidak ada gugatan terhadap putusan tersebut, maka pada hari Minggu 7 Oktober 2012 mendatang pasangan tersebut akan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk masa bakti 2012-2017.

Kembali meninjau masa kampanye menjelang putaran pertama dan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, seperti halnya calon pasangan lainnya, Jokowi-Ahok memaparkan "janji-janji" yang akan dilaksanakan jika mereka terpilih.

Secara pribadi, bagi saya "janji-janji" tersebut tidak sepenuhnya harga mati, karena itu masih dalam ranah rencana atau bahkan bisa dikatakan baru wacana. Namun perubahan Jakarta yang lebih baik, aman dan nyaman dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat itulah prinsip terhadap tujuan yang harus diwujudkan oleh Jokowi - Ahok dalam memimpin kota Jakarta.

Sebagaimana diberitakan Gatra (20-09-2012), berikut ini adalah janji-janji yang sudah mereka lontarkan di beberapa kesempatan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...