Minggu, November 21, 2010

Gebyar Taman Fatahillah 2010

Gebyar Taman Fatahillah 2010 telah dibuka sejak, 20 Nopember 2010 hingga 12 Desember 2010. Beragam festival dan pergelaran seni mengenang Jakarta tempo dulu digelar.

Diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman, acara ini dibuka dengan suara nyaring petasan khas Betawi, disambung dengan sajian tarian khas Betawi dan Barongsai.

Para pengunjung di halaman Museum Fatahillah dihibur dengan penampilan wayang potehi atau wayang tradisional China. Juga, alunan keroncong Tugu nan mahsyur menghibur para pengunjung dengan lagu-lagu khas Betawi, seperti Jali-jali, Hujan Gerimis dan Nonton Bioskop.

Suasana tempo doeloe semakin terasa dengan stan-stan reprentasi Kampung seperti Kampung Tugu dan Kampung Betawi. Di halaman museum, juga terpampang beragam iklan dari jaman dulu.

Seperti iklan kain tenun merek "Gotong Rojong, Tenunan Indonesia Asli, iklan sandal wanita, "Sandal Keng - Kelom Geulis, pilihan Wanita", atau poster film yang dibintangi mendiang Presiden Amerika Ronald Reagan La Terre des Revoltes yang dibintangi Errol Flynn dan Olivia DeHavilland, Raymond Massey, Ronald Reagan, Alan Hale, yang diproduksi Warner Bros.

Gebyar Taman Fatahillah 2010 adalah rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Senirupa dan Keramik, Balai Konservasi, dan UPT Kota tua.

Rangkaian Kegiatan Gebyar Taman Fatahillah :
  1. Festival Tempodoeloe
  2. Festival Wayang
  3. Peringatan 300 Tahun Gedung Museum Sejarah Jakarta
  4. Pekan Seni Rupa dan Keramik
  5. Save Our Heritage
  6. Pagelaran Fatahillah
Sumber: Kompas ; www.jakarta.go.id

Kamis, November 18, 2010

Indonesia Raksasa Ekonomi Dunia

Dalam laporan terbaru Standard Chartered Research yang berjudul "The Super-Cycle Report" pada 15 November 2010, bank terkemuka itu menilai dunia tengah berada dalam sebuah kelanjutan periode waktu dari pertumbuhan ekonomi tinggi.

Negara-negara berkembang akan menjadi pendorong utama pertumbuhan, bahkan akan dapat melampaui negara maju. Akibatnya, keseimbangan kekuatan global ekonomi akan bergeser tegas dari Barat ke Timur. "Asia akan mendorong sebagian besar dari pertumbuhan global selama 20 tahun ke depan," kata Stanchart.

Salah satu negara berkembang yang akan dapat melampaui pertumbuhan ekonomi negara maju adalah Indonesia. Sepuluh tahun mendatang, Indonesia akan masuk urutan kesepuluh dunia dengan total PDB US$3,2 triliun. Tidak hanya itu pada satu dekade berikutnya atau 2030, Indonesia akan berada di posisi kelima dunia dengan produk domestik bruto US$9,3 triliun setingkat di atas Jepang di urutan keenam dengan PDB US$8,4 triliun.

Hasil laporan tersebut memunculkan sebuah pertanyaan, suatu keraguan apakah Indonesia akan tumbuh sebagai calon kekuatan ekonomi dunia?

Standard Chartered tentu tidak sembarangan membuat laporan tersebut, tetapi berdasarkan data pertumbuhan ekonomi yang telah dilalui. Dan sepatutnya menjadi suatu pengakuan bahwa "pontensi" perokonomian Indonesia untuk tumbuh bukan hal yang mustahil.

Namun kita harus menyadari, bahwa perekonomian pada kenyataanya tidak berjalan atas data atau angka-angka dalam suatu tabel saja. Perokonomian secara nyata melekat dalam aktivitas masyarakat, mulai dari lapisan paling bawah hingga tingkat atas.

Hal inilah yang harus disadari. Aktivitas perekonomian masyarakat ini, perlu didukung dengan sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana yang memadai. Peningkatan mutu SDM dan infrastruktur dalam berbagai bidang, harus terus lakukan guna mengakomodasi pertumbuhan aktivitas ekonomi. Tentunya membangun Indonesia membutuhkan dukungan dan semangat yang  nyata  dari masyarakat Indonesia.

Ayo Indonesia!

Rabu, November 17, 2010

Siap-Siap! Pembatasan BBM Bersubsidi Mulai Januari 2011

Hatta Rajasa (Wikipedia)
Pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan dilakukan pemerintah mulai Januari 2011. Menko Perekonomian Hatta Rajasa, sebagaimana diberitakan detik (11-10-2010), menyampaikan bahwa Pemerintah mengharapkan pembatasan BBM dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia. "Saya harapkan Januari semua sudah bisa berjalan seluruh Indonesia dan itu memang cukup adil," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan tiga opsi teknis pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi. Pertama yakni, klusterisasi volume BBM bersubsidi, jenis premium dan solar di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) akan dikurangi.

Bahkan direncanakan sebagai percobaan, klusterisasi dan SPBU khusus pertamax rencananya akan diuji di kawasan Menteng dan Pondok Indah. Klusterisasi adalah kebijakan pembatasan BBM bersubsidi yang paling realistis untuk diterapkan dalam waktu dekat.

Sementara Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan, tahap awal pelaksanaan sistem klusterisasi akan difokuskan di Jawa sebab konsumsi BBM bersubsidi paling tinggi terjadi di Jawa.

Sedangkan opsi pembatasan BBM bagi kendaraan produksi 2005 ke atas ditetapkan di seluruh SPBU.

Asumsi pembatasan BBM berdasarkan usia kendaraan didasari hasil penelitian LPEM UI yang menyatakan bahwa pemilik kendaraan produksi 2005 ke atas tergolong kelas yang mampu membeli BBM nonsubsidi. Seperti dikutip oleh VIVAnews (15-09-2010) "Studi yang dilakukan Universitas Indonesia menunjukkan bahwa pemilik kendaraan pribadi tahun 2005 ke atas tergolong masyarakat cukup mampu membeli BBM non subsidi," demikian tulis Hatta dalam akun twitter-nya, Rabu 15 September 2010.

Masih dalam akun twitter-nya Hatta juga mengatakan kebijakan pembatasan bagi kendaraan di atas 2005 akan diterapkan secara bertahap di wilayah Jabodetabek. Total dana yang dihemat dengan kebijakan ini diperkirakan mencapai Rp2 triliun.

Masyarakat diminta agar memperhatikan makna dan kepentingan kebijakan itu. Untuk itu diperlukan sosialisasi dan dukungan agar kebijakan dapat dijalankan. "Itu semua agar ada keadilan dan penghematan dan dana itu untuk pelayanan publik," tulis Hatta.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...