Sabtu, September 04, 2010

Malaysia Mengaku Salah ?

Pemerintah Malaysia melalui Deputi Menteri Luar Negeri Richard Riot menegaskan bahwa perselisihan kedua negara di perairan Bintan adalah kesalahan kedua belah pihak. “Keduanya salah. Mereka masuk ke perairan kami untuk menghalau nelayan kami dan kami menghentikan mereka di perairan mereka (Indonesia). Kami berdua sama-sama salah, tapi kami harus terus maju,” paparnya kepada AFP. (okezone, 3-9-2010)

Bila menganalisa lebih teliti dari ucapan Riot, dalam aksi penangkapan 3 petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Malaysia telah melakukan kesalahan. Meskipun Riot menyatakan kejadian tersebut sebagai kesalahan bersama, kalimat "dan kami (Malaysia) menghentikan mereka di perairan mereka (Indonesia)" sudah cukup jelas menyatakan bahwa petugas Indonesia belum masuk wilayah Malaysia. Dan kalimat berikutnya "tapi kami (Malaysia) harus terus maju" justru lebih mempertegas, menyiratkan bahwa mereka dengan agresif mengarah ke wilayah Indonesia, mungkin bisa jadi saat itu sudah memasuki wilayah Indonesia.

Senin, Agustus 30, 2010

Shalat Jadi Obat

Shalat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim kepada Sang Khalik. Dibalik itu, sholat ternyata tidak hanya menjadi amalan, tetapi gerakan-gerakan sholat ternyata dapat obat untuk berbagai jenis penyakit. Dilihat dari sisi fisik atau jasmani, ibadah shalat terdiri dari beragam gerakan tubuh, mulai berdiri hingga sujud. Dari gerakan-gerakan shalat inilah muncul inspirasi lahirnya senam ergonomis.

Seperti diungkapkan pencipta senam ergonomis, Madyo Wratsongko MM dari Indonesian Ergonomic Gym& Health Care, senam ini bersumber dari gerakan-gerakan shalat yang ternyata bermanfaat mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Seperti dikutip oleh Kompas Jumat (27/8/2010) "Inspirasi senam ergonomis sendiri berasal dari lima gerakan shalat yang merupakan gerakan yang sesuai dengan manfaat tubuh (ergonomis)," kata Madyo di sela-sela acara Ngabuburit 'Sholat Jadi Obat', di Jakarta.

Lima gerakan dasar dalam senam ergonomis adalah gerakan Lapang Dada, Tunduk Syukur, Duduk Perkasa, Sujud Syukur, dan Berbaring Pasrah. Gerakan-gerakan ini diinspirasi dari gerakan-gerakan dalam shalat, seperti berdiri dan mengangkat tangan, ruku, duduk, serta sujud.

Madyo telah menuliskan sebuah buku yang berjudul "Shalat jadi Obat", menjelaskan tujuan melakukan gerakan senam ergonomis adalah bagian dari tindakan pencegahan dan pemulihan berbagai penyakit. "Apabila Anda ada keluhan, setelah melakukan gerakan tersebut, efeknya akan membaik sebesar 40 persen," kata drs Madyo.

Untuk mendapatkan hasil memuaskan, Madyo mengingatkan agar senam ini dilakukan secara berkelanjutan. "Senam ini harus dilakukan setiap hari, dan tidak harus semua gerakan dilakukan. Lakukanlah minimal 7 menit sehari. Kalau kurang dari 7 menit, maka hasilnya tidak akan optimal," kata Madyo.

Elisany Silva, Remaja Tertinggi di Dunia

Usianya baru 14 tahun, namun tubuh Elisany Silva (Elizane Cruz Silva) menjulang sampai 206 sentimeter. Bisa jadi, Silva merupakan remaja tertinggi dunia saat ini. Dengan usianya masih sangat muda, Elisany bisa lebih tinggi lagi. Sekarang saja dia sudah 50 sentimeter lebih tinggi dibanding remaja lain seusianya.

Dilahirkan dari keluarga miskin di Desa Braganca, Brasil, Elisany dan orangtuanya tidak tahu penyebab pertumbuhan tubuh yang luar biasa itu. Selain Elisany, keluarga Silva memiliki enam anak lain. “Tapi tinggi mereka normal,” ujar sang ibu.

Sampai kini dokter belum mengetahui penyebab pasti pertumbuhan Elisany. Dokter menduga Elisany menderita gigantisme, yakni pertumbuhan yang tak normal akibat kerja hormon pertumbuhan yang berlebihan. Beberapa tes pada kelenjar bawah otak remaja itu tidak menunjukkan adanya masalah. Menurut ibunya, Ana Maria Cruz, keluarga mereka tidak memiliki biaya untuk memeriksakan remaja bernama lengkap Elizane Cruz Silva tersebut. Terlebih untuk pemeriksaan menggunakan teknologi kesehatan yang lebih mutakhir.

Meski yakin anak gadisnya tidak memiliki masalah kesehatan, namun Ana Maria ingin pertumbuhan tubuh anaknya berhenti. “Saya ingin Elisany tak perlu tumbuh lagi agar tubuhnya tidak berbeda dengan gadis lain,” ujarnya. Kesulitan yang muncul akibat tubuh tingginya kadang membuat Elisany frustrasi. “Saya tidak bisa melakukan banyak hal dengan benar karena tubuh saya terlalu tinggi. Saya ingin bermain dengan teman-teman sebaya, tapi tidak bisa,” keluh remaja berwajah manis ini.

Menurut sang ibu, putri tercintanya tersebut mengaku kurang bisa bergaul dengan teman-teman sebaya. “Yang paling sulit, saat berada di dalam rumah,” ujar Elisany. Rumah keluarganya memang terlalu rendah untuk Elisany. Dia harus selalu membungkuk bila berada di dalam rumah. “Mendongak sedikit, atau menegakkan tubuh saja, saya sudah terbentur atap,” katanya.

Sejak tiga bulan lalu Elisany bahkan terpaksa berhenti sekolah. Alasannya sederhana, tubuhnya terlalu tinggi untuk duduk di bus sekolah. Dia sulit meletakkan kakinya yang panjang saat duduk di bus. Pintu masuk bus itu tidak cukup bila ia tidak merunduk saat masuk.

Dalam Youtube, tampak Elisany harus merunduk saat memasuki rumahnya yang terbuat dari papan kayu. Kepalanya terantuk kayu di rumahnya karena lupa merunduk. Ia harus tidur dengan kaki tergantung pada sisi tempat tidur berukuran panjang standar 180 sentimeter.


Meskipun tubuhnya lebih sering menimbulkan kesulitan, Elisany berusaha untuk tidak berkecil hati. Dia melihat satu peluang di dunia modeling, khususnya model catwalk yang memang memerlukan orang berfisik tinggi dan langsing. Dengan tinggi lebih dari dua meter, Elisany Silva memang bisa memasuki duni modeling dengan mudah. Bentuk tubuhnya memiliki potongan model, tentunya dengan tinggi maksimal.

Mungkin ia bisa menyusul jejak Amazone Eve (Babezilla) model tertinggi dunia saat ini. Model yang berasal dari California ini memiliki tinggi badan 7ft (213 cm). Sebagai model Eve menjadi begitu bangga tinggi badannya. Ingin tahu Babezilla? Silahkan lihat video berikut ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...